Pengumuman
 Jajaran dan Staf Direktorat Jenderal Penataan Ruang mengucapkan selamat dan sangat bangga atas terpilihnya Bapak DR. Ir. M. Basoeki Hadimuljono, M.Sc sebagai Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat periode 2014-2019.                         Ikuti Special Talkshow Economic Challenges di Metro TV, Senin 29 September 2014, Pukul 21.05 - 22.00 WIB bersama narasumber : 1. M. Basuki Hadimuljono (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), 2. Sumarjo Gatot Irianto (Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian - Kementerian Pertanian), 3. Nusyirwan Soejono (Anggota Komisi V DPR-RI Fraksi PDI-P), 4. Prof. Bustanul Arifin (Akademisi dan Pengamat Pertanian) dengan tema                          Saksikan SUKA-SUKA Edisi Kota Pusaka Ternate di Kompas TV tanggal 1 November 2014 Pukul 09.00-09.30 WIB bersama narasumber 1. Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc (Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), 2. Dr. Ir. Luluk Sumiarso, M.Sc (Ketua Dewan Pembina BPPI), 3. Dr. H. Burhan Abdurahman SH, MM (Walikota Ternate), 4. Ir. Arifin Djafar, MBA (Wakil Walikota Ternate)                         Anda PEDULI TATA RUANG ? AYOOO... Laporkan bila terjadi Pelanggaran Penataan Ruang, Hubungi : Sekretariat PPNS Penataan Ruang di 021-72784660                        

  BERITA PENATAAN RUANG
Home
 


 22 Maret 2013 | Sekretariat

MENTERI PU : PENDEKATAN PEMROGRAMAN SUDAH BERDASARKAN WILAYAH

Pendekatan pemrograman di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Tahun Anggaran 2014 telah mengacu pada basis kewilayahan berdasarkan Rencana Tata Ruang (RTR) yang ada. RTR merupakan sesuatu yang akan dicapai pada masa mendatang dan melalui pemograman berdasarkan wilayah, harapannya pekerjaan akan menjadi lebih efisien dan efektif. Demikian disampaikan Menteri PU Djoko Kirmanto dalam Konsultasi Regional (Konreg) 2013 Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Werdhapura, Denpasar (20/3).

Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementerian PU M. Basuki Hadimuljono, pada saat pembukaan konreg beberapa waktu yang lalu di Jakarta menyampaikan bahwa Direktorat Jenderal Penataan Ruang menjelaskan tentang fungsi RTR sebagai alat keterpaduan program. Penekanan fungsi keterpaduan program tersebut kembali diungkapkan Basuki pada saat penyampaian Laporan Hasil Konreg Ditjen Penataan Ruang. “Pada konreg tahun ini, Penataan Ruang diberikan kesempatan untuk memberikan pendampingan pada saat penajaman program sektoral Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Cipta Karya yang dilakukan oleh Satminkal," tegas Basuki.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Mohamad Hasan juga memaparkan bahwa sinkronisasi dengan bidang Penataan Ruang ini dijalankan salah satunya dalam kegiatan pengelolaan dan konservasi waduk, embung, situ serta bangunan penampung air lainnya. “Spesifikasi program untuk semua embung dan waduk harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Jadi kita tidak akan membangun waduk baru kalau belum termasuk di dalam RTRW," tambah Hasan.

Dalam Program Penyelenggaraan Jalan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PU juga memiliki kebijakan program yang serupa. “Program yang diusulkan harus memperhatikan kesesuaian dengan RTR, baik nasional, provinsi, maupun kabupaten”, ujar Djoko Muryanto selaku Direktur Jenderal Bina Marga. Selain itu, sinkronisasi penyelenggaraan jalan juga dilakukan terhadap 23 Kawasan Strategis Nasional yang menjadi prioritas.

“Dalam mewujudkan konsistensi pendekatan perwujudan kewilayahan, maka dukungan terhadap implementasi Penataan Ruang melalui bidang Cipta Karya juga akan menjadi prioritas, salah satunya bagaimana penanganan kewenangan Pemerintah, yang disebut dengan strategis nasional harus diutamakan," ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi.

Pada akhir kegiatan, Djoko Kirmanto kembali menegaskan tentang pentingnya menegakkan Undang-Undang tentang Penataan Ruang. “Jika kita masih sayang kepada generasi masa yang akan datang, mari kita sepakati dan perjuangkan agar penegakan aturan rencana tata ruang itu kita perkuat," tambah Djoko.

Konsultasi regional ini dilaksanakan selama dua hari, 19-20 Maret 2013. Adapun tema yang diangkat adalah Penyelenggaraan Infrastruktur ke-PU-an yang Efektif dan Efisien guna Memantapkan Perekonomian Nasional untuk Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat yang Berkeadilan. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Eselon I , II, dan III di lingkungan Kementerian PU, perwakilan dinas terkait dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di seluruh Indonesia. (ap/nik)


Sumber : admintaru_220313


  BERITA DARI MEDIA
31/10/2014 | http://news.bisnis.com/
TARIK WISATA, Pekanbaru Tata Kota Tua
28/10/2014 | http://www.korankaltim.com
RTRW Provinsi Dibahas di BKPRN
28/10/2014 | http://nasional.rimanews.com/
Depok Hadapi Masalah Perizinan dan Tata Ruang
21/10/2014 | http://analisadaily.com/
Pembalakan Liar Jadikan Aceh Utara Langganan Banjir
20/10/2014 | http://daerah.sindonews.com/
Proyek Jalan Tol Ubah Tata Ruang Kabupaten Pasuruan

 



Total Pengunjung :
  · Perpustakaan
  · e-Procurement
  · Visualisasi Metropolitan
  · Metadata
   
   
· Balai Informasi Penataan Ruang
· SUD Forum Indonesia
· Rencana Perkotaan di Provinsi OSAKA
· Hari Tata Ruang Nasional (WTPD) 2013
· RTRWN
· RTR PULAU DAN RTR KSN
· Status Perda RTRW
· Database RTRW Prov, Kab. dan Kota
· Informasi Perkotaan
· Program dan Anggaran
· Peraturan dan Perundangan (SIKUMTARU)

© 2004 - 2014 # v5.0. DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - All rights reserved
Gedung Ditjen SDA & Ditjen Penataan Ruang Lt.4 Jl. Pattimura No. 20 Keb. Baru Jakarta Selatan 12110 Telepon/Fax : 021-7231611, Email : datinpr@pu.go.id