Pengumuman
 Penjaringan Prakarsa Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan                         Anda PEDULI TATA RUANG ? AYOOO... Laporkan bila terjadi Pelanggaran Penataan Ruang, Hubungi : Sekretariat PPNS Penataan Ruang di 021-72784660                         Download Cover Kegiatan 2013                        
SARAN DAN PENGADUAN
LAYANAN INFORMASI PUBLIK
BUKU TAMU

  BERITA PENATAAN RUANG
Home
 


 26 Pebruari 2012 | Perkotaan

MENGELOLA KERUWETAN JABODETABEKPUNJUR

Kondisi Kawasan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Puncak-Cianjur (Jabodetabekpunjur) semakin menunjukkan keruwetan. Dengan jumlah penduduk mencapai 22 juta jiwa di tahun 2010, kawasan ini rentan terhadap timbulnya masalah perkotaan. Mengingat Jabodetabekpunjur juga dianggap sebagai wilayah yang kompleks maka Rencana Tata Ruang (RTR)-nya harus disusun secara matang. Demikian disampaikan Direktur Perkotaan Kementerian PU Joessair Lubis saat membuka Workshop Jabodetabekpunjur di Jakarta (23/2).

Ditambahkan Lubis, hendaknya kita tidak hanya berhenti di perancangan saja, namun berlanjut ke sosialisasi dan perwujudan dari RTR. Perpres No. 54 Tahun 2008 tentang penataan ruang kawasan Jabodetabekpunjur hendaknya dijadikan acuan dalam pembangunan dan melihat kawasan ini sebagai satu entitas karena setiap kabupaten-kota pembentuk memiliki keterkaitan. “Karenanya diperlukan sebuah Badan pengelola khusus di wilayah Jabodetabekpunjur yang dinamakan Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) dan telah terbentuk sejak tahun 1976, ” imbuh Lubis.

Anggota sekretariat BKSP Jabodetabekpunjur Latif mengatakan, keberadaan badan ini cuma sebagai “arsip kesepahaman” karena program yang sudah disepakati jarang dilaksanakan. Karenanya dibutuhkan peningkatan BKSP melalui regulasi peningkatan kapasitas kelembagaan, yang meliputi peningkatan peran dan fungsi, peningkatan SDM, peningkatan tata kelola, serta peningkatan kewenangan dalam kerangka kerja sama antar daerah, sehingga tercapai tujuan keterpaduan pembangunan.

Untuk mengahadapi masalah yang berkembang saat ini, Jabodetabekpunjur membutuhkan sebuah kajian sistem sosio-ekologis sebagai masukan dalam pengambilan kebijakan. Seperti yang disampaikan oleh Kasubdit Jakstra Perkotaan Endra Saleh, jika bicara tentang sistem, hal ini berarti mekanisme yang saling bersinergi dan teratur. Sosial merupakan manusia. Ekologis berupa hukum alam. Dan ketidakteraturan yang terjadi sangat mungkin disebabkan oleh sosial atau manusia yang menghuni kawasan jabodetabekpunjur.

Ketidakteraturan ini menyebabkan daya dukung lingkungan menurun. Hal ini ditunjukkan dengan adanya sampah yang “membludak”, banjir dan sebagainya. Oleh karena itu perlu dilakukan upaya-upaya seperti perumusan insentif dan disinsentif; penerapan teknologi untuk meningkatkan daya dukung lingkungan; dan pengkajian serta penelitian yang mendalam untuk masalah kependudukan dan lingkungan. Kemudian dibuat langkah tindak lanjut melalui penataan kerja sama antar daerah; pelibatan masyarakat dan pemangku kebijakan terkait; serta pelaksanaan pembangunan, papar Endra.

Sebagai alat untuk mensinkronkan RTR Kawasan Jabodetabekpunjur dengan pembangunan, disusunlah dokumen RPIIJM yang saat ini sedang mencari kesepakatan dengan Kementerian Sektoral. Dokumen ini mencakup program pembangunan dalam jangka menengah, yakni tiga sampai lima tahun. Program-program yang disinkronkan meliputi program Kementerian Sektoral dan Pemerintah Daerah dengan RTR. “Setiap perwujudan struktur ruang dan pola ruang hendaknya memperhatikan keserasian,keselarasan, keseimbangan kuantitas dan kualitas antara daya dukung dan daya tampung dengan aspek lingkungan,” ujar Kasubdit Pengembangan Perkotaan Yetty Nuryati. (agr/nik)



Sumber : admintaru_260212


  BERITA DARI MEDIA
21/4/2014 | http://www.radarlampung.co.id
Wajah Kota Makin Amburadul
21/4/2014 | http://www.radarlampung.co.id
Kadistako: Tetap Mengacu Perda RTRW
21/4/2014 | http://www.republika.co.id/
Kementerian PU Siapkan Rp 1,5 Miliar Per Hektare untuk RTH
14/4/2014 | http://www.indopos.co.id/
Harus Tunggu Rekomendasi Gubernur, Kadin Minta Pembangunan Diratakan
14/4/2014 | http://beritakotamakassar.com/
Dinas Tata Ruang akan Terapkan RTH ke Toko dan Mall

 



Total Pengunjung :
  · Perpustakaan
  · e-Procurement
  · Visualisasi Metropolitan
  · Metadata
   
   
· Balai Informasi Penataan Ruang
· SUD Forum Indonesia
· Rencana Perkotaan di Provinsi OSAKA
· Hari Tata Ruang Nasional (WTPD) 2013
· RTRWN
· RTR PULAU DAN RTR KSN
· Status Perda RTRW
· Database RTRW Prov, Kab. dan Kota
· Informasi Perkotaan
· Program dan Anggaran
· Peraturan dan Perundangan (SIKUMTARU)

© 2004 - 2013 # v5.0. DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - All rights reserved
Gedung Ditjen SDA & Ditjen Penataan Ruang Lt.4 Jl. Pattimura No. 20 Keb. Baru Jakarta Selatan 12110 Telepon/Fax : 021-7231611