Pengumuman
 Penjaringan Prakarsa Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan                         Anda PEDULI TATA RUANG ? AYOOO... Laporkan bila terjadi Pelanggaran Penataan Ruang, Hubungi : Sekretariat PPNS Penataan Ruang di 021-72784660                         Download Cover Kegiatan 2013                        
SARAN DAN PENGADUAN
LAYANAN INFORMASI PUBLIK
BUKU TAMU

  BERITA PENATAAN RUANG
Home
 


 22 September 2011 | Perkotaan

RTH Penjaga Kualitas Kehidupan Perkotaan

Urgensi penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin mengemuka seiring dengan perkembangan kualitas ruang perkotaan yang semakin terdegradasi. RTH menjadi aset yang vital bagi setiap warga kota untuk memperbaiki kehidupan perkotaan, sesuai fungsinya yang mencakup aspek sosial, estetika, dan ekologis. Hal ini mengemuka dalam Talkshow "Mari Menata Ruang Kota" di Sindo Radio Jakarta (21/9).

Pentingnya peran RTH telah termuat dalam Undang-undang No. 26/2007 tentang Penataan Ruang yang mengamanatkan secara preskriptif penyediaan RTH publik dengan luasan minimal 20 persen dari luas kota dan 10 persen dari luas kota bagi RTH privat. Luasan RTH publik dan privat tersebut merupakan kebutuhan minimal untuk menjaga kelangsungan hidup perkotaan yang lebih berkualitas dan harus ditegaskan dalam muatan RTRW Kota, ujar Direktur Perkotaan Ditjen Penataan Ruang Kementerian PU Joessair Lubis.

Lebih lanjut Joessair mengungkapkan, RTH perkotaan pada dasarnya merupakan bentang lahan yang ditumbuhi tanaman dan pepohonan. RTH memiliki fungsi ekologi seperti lahan serapan air, penyerapan polutan, dan tempat satwa berlindung. Berbagai bentangan yang memenuhi peran ini antara lain adalah taman kota, sempadan sungai, sempadan pantai, sempadan jalan, dan lahan permakaman.

Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman Provinsi DKI Jakarta Catharina Suryowati menjelaskan bahwa sampai saat ini, luasan rata-rata RTH publik di kota-kota di Indonesia masih sekitar 13 persen sehingga perlu dilakukan penambahan luasan secara sistematis dan bertahap untuk mencapai angka 30 persen. Pemprov DKI Jakarta melakukan upaya perluasan RTH publik dengan pembelian lahan masyarakat dengan luasan hingga 20 hektar per tahun.

“Upaya yang dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta ini sudah cukup baik dan akan lebih baik lagi apabila dilakukan sosialisasi pentingnya RTH ini kepada masyarakat sehingga muncul berbagai prakarsa dari masyarakat untuk mendukung penyediaan RTH publik ini, " imbuh Lubis.

Salah satu upaya yang dapat secara signifikan menambah luasan RTH adalah dengan bekerjasama dengan pihak pengembang di sekitar Jakarta untuk mengalokasikan lahannya bagi RTH pada berbagai kawasan yang sedang dikembangkannya. “Pada saat ini konsep permukiman dan bangunan hijau sudah mulai memasyarakat dan memiliki daya jual yang cukup baik secara umum karena selain memberikan dampak positif bagi kualitas lingkungan, sekaligus juga meningkatkan nilai lebih kawasan," tandas Lubis. (cae/nik)


Sumber : admintaru_220911


  BERITA DARI MEDIA
21/4/2014 | http://www.radarlampung.co.id
Wajah Kota Makin Amburadul
21/4/2014 | http://www.radarlampung.co.id
Kadistako: Tetap Mengacu Perda RTRW
21/4/2014 | http://www.republika.co.id/
Kementerian PU Siapkan Rp 1,5 Miliar Per Hektare untuk RTH
14/4/2014 | http://www.indopos.co.id/
Harus Tunggu Rekomendasi Gubernur, Kadin Minta Pembangunan Diratakan
14/4/2014 | http://beritakotamakassar.com/
Dinas Tata Ruang akan Terapkan RTH ke Toko dan Mall

 



Total Pengunjung :
  · Perpustakaan
  · e-Procurement
  · Visualisasi Metropolitan
  · Metadata
   
   
· Balai Informasi Penataan Ruang
· SUD Forum Indonesia
· Rencana Perkotaan di Provinsi OSAKA
· Hari Tata Ruang Nasional (WTPD) 2013
· RTRWN
· RTR PULAU DAN RTR KSN
· Status Perda RTRW
· Database RTRW Prov, Kab. dan Kota
· Informasi Perkotaan
· Program dan Anggaran
· Peraturan dan Perundangan (SIKUMTARU)

© 2004 - 2013 # v5.0. DIREKTORAT JENDERAL PENATAAN RUANG - KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM - All rights reserved
Gedung Ditjen SDA & Ditjen Penataan Ruang Lt.4 Jl. Pattimura No. 20 Keb. Baru Jakarta Selatan 12110 Telepon/Fax : 021-7231611